Sebelum menikah, saya sering memerhatikan beberapa teman saya yang mengeluh, atau menyindir profesi masing-masing, baik itu sebagai ibu rumah tangga, atau sebagai wanita karir.
sering kali saya melihat status - status seperti ini:
"proud to be a house wife, bisa ngurus anak dll, tidak seperti wanita karir yang menghabiskan waktunya dikantor.........."
"jadi wanita karir itu bisa bantu suami, sama-sama usaha, sama-sama susah dari bawah,......."
(bangga sekaligus nyindir)
atau malah saling mengeluh:
"capek bgt kerja 8-5, belum ngurus anak, belum beresin rumah, belum lembur, capek banget"
" jadi ijah tiap hari dirumah, dari pagi sampe malem. butuh refreshing, enak kayanya kalo kerja"
dan keluhan, sindirian, lainnya...
Monday, November 14, 2016
Wednesday, November 2, 2016
Quick Update - Life After Marriage
Salam,
Berbeda dengan yang saya posting sebelumnya kalau kehidupan pasca menikah berjalan normal seperti sebelum menikah, kali ini saya mau bahas hal-hal yang ternyata jadi berubah di hidup saya dan suami, ya sekalian life's updates lah di blog sendiri hehehe.
Friday, October 14, 2016
Being Marriage - Lesson Learned (Part I) : Caring & Loving
Alhamdulillah, 4 september 2016 saya resmi menikah dengan pria yang saya pernah singgung dan bahas di posting-posting sebelumnya.
Sebelum menikah, saya dan suaminya sudah sama-sama biasa hidup mandiri. saya sudah 6 tahun ngekos, dan suami saya sudah biasa tinggal sendiri dirumahnya tanpa pembantu. "Engga akan sulit kan kalau nanti harus menikah dan hidup mandiri berdua?", kira-kira begitulah yang ada dipikiran saya. Toh kami sudah biasa mengatur hidup kami masing-masing.
Subscribe to:
Posts (Atom)

