bismillah,
dengan segala niat ragu tapi mau entah kenapa saya berhasil mengangkat keinginan terdalam saya untuk kesana.
bukan tempat yang istimewa jika dibandingkan dengan liburan teman-teman sekalian, yang mungkin keluar negeri, berlibur dipantai, naik gunung, ataupun hal duniawi yang menyenangkan lainnya. tapi sungguh, ini pengalaman menyenangkan untuk saya.
----
saya tidak dilahirkan ditempat yang dekat dengan lingkungan menyenangkan seperti ini. Saya tidak mengenal dan bahkan sempat memandang hal seperti ini membosankan. Jadi mungkin wajar, jika banyak dari teman-teman yang mengatakan ini akan sedikit berlebihan.
Awal saya mengenalnya sekitar 3 tahun yang lalu, saya melihat, bermain, dan berlalu begitu saja. Memang pernah terlintas untuk mengenalnya lebih dalam, tapi pada saat itu saya sangat jauh dengan lingkungan yang bisa mengenalkannya. Sampai akhirnya saya bertemu titik yang bisa mengubah arah hidup saya.
Benar ternyata apa yang saya dengar, bahwa Dia Maha Lembut.
Saya dipertemukan dengan banyak orang yang berusaha mendekati saya dengan yang saya sempat lupakan. Caranya begitu santai, sampai saya baru menyadari bahwa ini memang sudah rencana-Nya.
Segala masalah dimunculkan begitu saja, bahkan sampai hal-hal yang tidak masuk diakal, bagi saya. namun bukan Dia jika memberikan masalah diluar kemampuan saya. Masalah inilah yang justru mendekatkan saya ke arah ini, bertemu dengan yang saya telah lupakan.
Entah kenapa secara tiba-tiba saya mendapatkan titik saya sedang ada dibagian bawah dalam putaran roda, setelah sebelumnya ada dipuncak. Tekanan, sindiran, bahkan ketidaksenangan orang akan sayapun ditampakan. Jelas saya seperti mengutuk diri saya sendiri akan nikmat yang terlalu banyak diberikan, bukannya bersyukur.
Rapuh, jatuh, lagi-lagi...
lalu saya sadar, mungkin saya sedang kosong, iya kosong..
Dan akhirnya, saya berhasil menarik diri untuk bertemu di tempat itu.
mungkin telat untuk bertemu sekarang, setelah saya membenci diri sendiri akan yang telah diberi.
mungkin percuma menyesal sekarang, setelah saya menyia-nyiakan hidup saya kemarin-kemarin.
tapi saya yakin, kedatangan saya di tempat itu tidak akan pernah saya ingkari bahwa tempat itu berhasil mempertemukan saya dengan yang telah lama hilang.
Semoga banyak manfaat yang saya dapatkan yang dimulai dengan pertemuan itu, aamiin.
-----
1/18/13.
Ga sengaja membaca postingan yang kemudian sudah jadi draft. Baca ini mengingatkan saya pada masa-masanya saya rajin bermain ke tempat yang menyenangkan itu, yang sekarang rasanya sangat jauh dari saya.
Ya Allah, saya kangen. semoga saya ga males dan beralasan lagi untuk kesana.
Friday, January 18, 2013
Tuesday, September 4, 2012
kerikil
------
Beberapa waktu yang lalu, mungkin baru beberapa menit yang lalu saya berjalan-jalan di blog teman-teman-yang saya tidak kenal- tapi saya tau orangnya. Masuk satu blog, keluar, masuk lagi, keluar lagi, dan sampailah saya disebuah blog yang membuat saya berfikir agak lama.
Kenapa ada orang yang masih mempertanyakan-Nya?
padahal begitu banyak nikmat yang Dia berikan kepada kita. Begitu sempurna semua pemberiannya, jika kita menyadarinya.
Mungkin kita terlalu sombong untuk mengakui, atau mungkin terlalu terlena di dunia hingga lupa semuanya berasal dari dan atas kuasa-Nya.
Mata dan pikiran saya terus berselancar disetiap kata yang tertulis, dan tiba-tiba saja saya merasa menemukan sebuah cermin di masa lalu.
Saya tidak mau munafik, saya juga pernah merasakan hal itu.
merasa apa yang dilakukan-Nya pada saya tidak adil, dan terlalu berat untuk dijalani. Seperti sedang berjalan sendirian di tengah hutan, tidak ada yang kamu kenal dan bisa tanya kemana jalan pulang.
Sampai rasanya sisa hidup ini hanya bisa saya isi dengan mengeluh, marah, dan menangis. Terus mengeluh, terus menangis, dan sayapun semakin merasa berada disisi paling bawah roda kehidupan.
Apa harus saya mengadu kepada orang lain?
Apa yakin mereka tidak akan ikut marah?
Apa yakin mereka akan menjaga rahasia saya rapat-rapat?
Semakin dan semakin sulit saya menemukan rasa percaya, dan akhirnya hanya bisa dipendam rapat-rapat dalam hati sampai saya lelah sendiri.
Lalu pada suatu kesempatan akhirnya saya bisa bertemu waktu dan cara yang tepat untuk mengadu, iya... hanya kepada-Mu ya Rabb. Dan baru saat itulah saya mengerti, kenapa semua ini terasa berat untuk dijalani, tentu karena saya merasa saya seorang diri.
Tanpa petunjuk, dan tanpa pembimbing.
Tidak terhitung berapa banyak keluhan yang saya ceritakan, berusaha meredam marah, kesal dan akhirnya tumpah dalam tangis. Tapi saya merasa lega, karena Dia akan menjaga rahasia saya rapat-rapat, dan perlahan segalanya akan membaik.
iya, memang terlalu sulit berkata rasional untuk semua yang dilakukan-Nya.
Tapi yakinlah, segala yang terjadi di dunia adalah rencana-Nya.
Semakin baik kita berkomunikasi dengan-Nya, semakin baik pula apa yang kita akan dapat :)
" Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah"
- (Q.S At Takwir [81] : 29 )
------
Subscribe to:
Posts (Atom)